Yuk Mengenal Lebih Banyak Mengenai Tujuan Wisata Kawah Bromo

Apakah Anda ada rencana untuk pergi berwisata ke taman Nasional Bromo Tengger Semeru? Jika memang Anda akan ke sana, pastinya Anda tidak ingin ketinggalan dan melewatkan tujuan wisata populer kan? Dengan segala keindahannya, lokasi wisata yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Taman Nasional ini adalah Kawah Bromo. Agar Anda lebih tertarik, yuk simak ulasan mengenai tujuan wisata tersebut berikut ini.

Lokasi Dari Tujuan Wisata Memukau Ini

Salah satu rana wisata yang terkenal dan populer dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru adalah wisata pendakian gunung Bromo. Seakan tidak ada habisnya, lokasi wisata yang satu ini memiliki berbagai spot wisata yang bisa Anda tuju. Mulai dari lokasi untuk melihat matahari terbit, bentangan lautan pasir, perbukitan hijau, padang sabana, dll. Namun dari sekian banyak tujuan wisata, salah satu yang menjadi favorit adalah mengunjungi kawahnya.

Seperti namanya, lokasi ini adalah tempat di mana Anda bisa menyaksikan keindahan panorama kawah gunung yang masih aktif secara dekat. Namun tentunya, ada jarak aman yang menjadi batas untuk mendekati kawah ini. Dikatakan bahwa, daerah bahaya kawah ini berada pada lingkaran dengan jarak 4 Km dari pusat kawah. Menurut banyak orang, lokasi kawah ini memiliki garis tengah 800 meter dari utara –  selatan dan 600 meter dari timur – barat.

Jika Anda berada di atas puncak gunung Penanjakan, Anda bisa melihat lokasi wisata kawah Bromo ini dengan sangat jelas. Hal ini dikarenakan lokasinya yang berada tepat di tengah lautan pasir dan juga berada berdekatan dengan gunung Batok. Selain menawarkan keindahan panorama bentuk alami kawah gunung. Pada waktu tertentu Anda bisa menyaksikan sebuah acara tradisi Yadya Kasada yang cukup menarik oleh suku Tengger di kawasan ini.

pexels.com

Mengenal Sejarah Dan Budaya Suku Asli Gunung Bromo

Konon menurut legenda yang sudah cukup tua, gunung Bromo ini berasal dari sebuah letusan gunung Tengger yang memiliki ketinggian mencapai 4.000 mdpl. Gunung yang merupakan salah satu gunung tertinggi dan juga terbesar di Jawa ini, mengalami letusan besar yang sungguh dahsyat. Sehingga terciptalah lautan pasir dan kaldera yang besar. Kemudian, tepat di tengah kaldera inilah gunung Bromo yang masih aktif berada.

Nama gunung ini diambil dari sebuah nama dewa agama Hindu, Brahma. Para penduduk asli dan juga Suku Tengger, menganut agama Hindu. Para penduduk ini lebih dikenal dengan sebutan Suku Tengger. Penduduk asli gunung ini juga menyebut Kawah Bromo dan Gunung Bromo sebagai gunung yang suci. Karena itulah, terdapat suatu pura dan juga tradisi oleh suku ini yang menjadi daya tarik tersendiri oleh para turis yang datang ke gunung ini.

Salah satu tradisi yang cukup menarik perhatian adalah upacara Kasodo atau disebut juga Yadya Kasada. Pada tradisi ini, masyarakat suku tengger akan melemparkan persembahan ke arah kawah gunung Bromo ini. Mereka beranggapan bahwa tradisi ini adalah pemberian persembahan pada tuhan Syah Hyang Wishi Wasa dan kepada dewa Brahma. Upacara itu dilakukan sebagai ungkapan rasa terima kasih kepada Tuhan dan menghormati leluhurnya.

Panorama Mempesona Kawah Gunung Bromo

Daya tarik dari lokasi tujuan wisata ini bisa dibilang adalah pengalaman mengunjungi dan melihat secara langsung kawah gunung yang masih aktif. Namun tidak hanya itu, panorama indah nan mempesona yang ditunjukkan oleh kawah ini dan juga gunung sekitarnya adalah sesuatu yang tidak boleh dilewatkan. Keindahan ini pula yang mampu menarik banyak wisatawan domestik maupun mancanegara yang berdatangan untuk menyaksikannya fenomena ini secara langsung.

Kawah Bromo semakin terlihat memukau dengan kepulan asap yang terus keluar dari pusatnya. Hal ini dikarenakan gunung ini masih berupa gunung vulkanik yang masih aktif. Tujuan wisata yang merupakan fenomena alam ini dikenal akan pesona dan pemandangan indah yang dimilikinya. Bahkan disebut-sebut bahwa kawah gunung Bromo ini memiliki bentuk yang menarik dan berbeda dari gunung lainnya. Tentunya hal ini menjadi daya tarik tersendiri oleh lokasi ini.

pexels.com

Akses Ke Bibir Kawah Gunung

Secara garis besar, sebelum mencapai kawah gunung ini Anda harus melalui perjalanan yang cukup panjang. Namun Anda tidak perlu khawatir, perjalanan tersebut bisa dilakukan dengan mudah. Perjalanan dimulai dari pendakian gunung Bromo. Anda bisa memulai dari desa Cemoro Lawang atau melalui pintu masuk yang tersedia. Biasanya Anda bisa mengikuti tour atau paket wisata Bromo yang tersedia, nantinya Anda akan melakukan perjalanan dengan menaiki jeep.

Setelah menaiki mobil jeep, perjalanan dilanjutkan dengan melakukan pendakian menuju kawah gunung. Pendakian menuju ke kawah Bromo bisa dilakukan dengan menaiki kuda ataupun berjalan kaki. Jika Anda melakukan pendakian dengan berjalan kaki, maka perjalanan Anda mungkin saja terasa sangat melelahkan. Karena itulah, agar bisa menghemat tenaga, Anda bisa menggunakan jasa menaiki kuda yang tersedia di sekitar kawasan pendakian.

Kuda yang Anda sewa dan tunggangi hanya akan membawa Anda sampai suatu lokasi berkisar 500 meter sebelum ke lokasi kawah. Kemudian untuk mencapai lokasi kawah gunung ini, Anda harus mendaki dan melewati anak tangga permanen yang sudah tersedia dan dibangun. Meskipun terlihat mudah, namun perjalanan mendaki ini bisa sangat melelahkan. Sesampainya Anda ke kawah, Anda akan dipertemukan dengan bau khas belerang yang menyengat.

Tidak hanya belerang, Anda juga akan menemukan beberapa sesajen atau persembahan yang ada di bibir kawah. Hal ini dikarenakan para masyarakat suku Tengger masih sering dan akan terus melakukan tradisi adatnya di gunung ini. Meskipun para wisatawan diberikan akses untuk mengunjungi lokasi kawah Bromo, Anda juga mesti tahu bahwa lokasi  ini cukup berbahaya. Karena itu dimohon untuk mengutamakan keselamatan Anda saat berkunjung.

Itulah ulasan mengenai salah satu tujuan wisata Bromo yang wajib Anda kunjungi. Lokasi wisata ini, tidak hanya memiliki pemandangan yang mempesona, namun dibalik keindahan tersebut terbesit sejarah yang cukup menarik. Ditambah lagi dengan tradisi dan adat dari Suku Tengger, kawasan ini seakan tidak akan kehabisan daya teriknya. Jika Anda tertarik, Anda bisa mengunjungi lokasi tersebut dengan menggunakan paket wisata Bromo yang tersedia. Selamat berlibur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *